20210219-1

Asing banyak melepas saham-saham ini saat IHSG menguat pada perdagangan Jumat (19/2)

Jumat, 19 Februari 2021 / 16:32 WIB

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan parkir di zona hijau pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data RTI, Jumat (19/2), IHSG menguat 0,51% atau bertambah 31,62 poin ke level 6.231,93 pada akhir perdagangan.

Penguatan IHSG ditopang kenaikan tujuh dari 10 sektor. Sektor yang menguat antara lain keuangan, tambang, infrastruktur, konstruksi dan aneka industri. Masing-masing menguat 1,04%, 0,68%, 0,57%, 0,55% dan 0,44%.

Sementara tiga sektor yang melemah adalah perkebunan, industri dasar dan perdagangan. Masing-masing merosot 0,70%, 0,23% dan 0,15%.

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 14,82 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,86 triliun. Sebanyak 184 saham menguat, 285 saham melemah dan 168 saham nilainya tidak berubah.

Investor asing membukukan net buy sebesar Rp 15,97 miliar di seluruh pasar. Kendati demikian, sejumlah saham ini dilego asing.

Investor asing membukukan net sell terbesar pada saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 91,7 miliar. Saham ICBP pun merosot 1,71% ke Rp 8.600 per saham. Total volume perdagangan saham ICBP mencapai 16,6 juta dengan nilai transaksi Rp 143,7 miliar.

Asing juga melego saham PT Haru Anergy Tbk (HRUM) Rp 39,1 miliar. Saham HRUM ditutup menguat 1,06% ke Rp 7.150 per saham. Total volume perdagangan saham HRUM mencapai 13 juta dengan nilai transaksi Rp 92,8 miliar.

Investor asing juga melepas saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 31,9 miliar. Namun saham ASII menguat 0,87% ke RP 5.775 per saham. Total volume perdagangan saham ASII mencapai 45,6 juta dengan nilai transaksi Rp 264,1 miliar.

Berikut 10 sahamĀ net sellĀ terbesar asing pada Jumat:

1. ICBP Rp 91,7 miliar
2. HRUM Rp 39,1 miliar
3. ASII Rp 31,9 miliar
4. EXCL Rp 25,3 miliar
5. BBNI Rp 21,3 miliar
6. UNVR Rp 18,5 miliar
7. HEAL Rp 14,7 miliar
8. SMMA Rp 12,2 miliar
9. BMRI Rp 11,4 miliar
10. SIDO Rp 10,7 miliar

Tags: No tags

Comments are closed.