CNBC dot com

Asing Masih Mengamankan Duitnya di RI, IHSG Hijau

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terapresiasi pada 09.10 WIB dengan kenaikan sebesar 0,28% dan bergerak di level 6.939,97. Asing terpantau net buy sebesar Rp 140 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,2 Triliun.

Saham yang paling banyak dilepas asing ada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan net sell masing-masing sebesar Rp 23 miliar dan Rp 6 miliar.

Sedangkan saham yang paling banyak dibeli asing adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Telkom Indonesia Tbk (BBRI) dengan net buy masing-masing sebesar Rp 51 miliar dan Rp 50 miliar.

Bursa Asia dibuka bervariatif dimana Hang Seng down 2% sementara Nikkei berhasil melesat 1%.

Konflik yang terjadi di benua biru juga masih menjadi sorotan utama investor. Rusia kian agresif menyerang Ukraina. Setelah melakukan serangan ke daerah utara, kemudian timur dan selatan Ukraina, kali ini diperluas ke bagian barat.

Dari dalam negeri, rilis data ekonomi pada Selasa (15/3/2022) meliputi data neraca perdagangan, termasuk nilai ekspor dan impor, pada bulan Februari 2022. Data neraca perdagangan pada bulan sebelumnya tercatat surplus sebesar US$ 930 juta, di mana nilai ekspor mencapai US$19,16 miliar naik 25,31% secara tahunan. Nilai impor mencapai US$18,23 miliar naik 36,77% dari Januari 2021.

Namun, diberlakukannya Domestic Market Obligation (DMO) pada komoditas minyak kelapa sawit Indonesia yang mewajibkan produsen dalam negeri untuk menjual yang tadinya hanya 20% menjadi 30% dari minyak kelapa sawit untuk kepentingan dalam negeri, mungkin akan sedikit berdampak terhadap nilai ekspor.

TIM RISET CNBC INDONESIA

 

Content retrieved from: https://www.cnbcindonesia.com/market/20220314091018-17-322394/asing-masih-mengamankan-duitnya-di-ri-ihsg-hijau.

Tags: No tags