cnbc indonesia

IHSG Kokoh! Asing Serok Saham BBCA-ASII & Jualan ARTO-BMRI

Workers are seen near the logo of Bank Central Asia, or BCA, in Sudirman Business District in Jakarta, Indonesia, September 7, 2018. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada perdagangan Selasa (3/8/2021), di tengah pelemahan mayoritas pasar saham Asia pada hari ini.

Indeks saham acuan nasional tersebut ditutup menguat 0,56% ke level 6.130,57. IHSG pun kembali menyentuh level psikologis 6.100 pada hari ini.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi hari ini cenderung tak berubah dari perdagangan kemarin, yakni mencapai Rp 13,4 triliun.

Investor asing kembali melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 201 miliar di pasar reguler. Sebanyak 244 saham menguat, 269 saham melemah dan 137 lainnya stagnan.

Dari daftar net buy, empat saham berkapitalisasi terbesar (big cap) kembali diburu oleh investor asing pada hari ini. Adapun keempat saham big cap tersebut yakni saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Selain itu, asing juga masih memburu saham emiten farmasi, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan saham emiten industri dasar produsen semen bermerek Tiga Roda, yakni PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP).

Berikut saham-saham yang diburu oleh investor asing pada hari ini.

Sementara dari daftar net sell, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang sebelumnya sempat dikoleksi oleh asing, pada hari ini mulai dilepas oleh asing. Selain itu, asing juga masih melepas dua saham bank big cap, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Adapun saham-saham yang diburu oleh investor asing pada hari ini adalah:

IHSG hari ini mampu bertahan di zona hijau, di tengah pelemahan bursa saham utama Asia pada hari ini. Dari indeks utama Asia, hanya KOSPI Korea Selatan yang ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, yakni menguat 0,44%.

Sementara untuk indeks utama Asia lainnya terpantau berakhir di zona merah pada hari ini. Indeks Nikkei Jepang ditutup melemah 0,5%, Hang Seng Hong Kong turun 0,16%, Shanghai Composite China terkoreksi 0,47%, dan Straits Times Singapura terpangkas 0,45%.

Di dalam negeri, pelaku pasar tak lagi mengkhawatirkan pandemi, meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus 2021. Pasalnya, program tersebut terindikasi efektif menurunkan laju penyebaran virus Covid-19.

“PPKM Level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan di skala nasional dibandingkan sebelumnya. Baik dalam hal kasus konfirmasi harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, dan persentase BOR [Bed Occupancy Rate, tingkat keterisian ranjang rumah sakit],” ujar Presiden, tadi malam dalam konferensi pers virtual.

Dalam sepekan terakhir, tambahan kasus positif harian rata-rata adalah 38.295 orang per hari, atau turun dibandingkan rerata 7 hari sebelumnya yaitu 40.429 orang per hari. Tren penurunan tersebut membuat pelaku pasar kian yakin bahwa risiko pandemi bisa teratasi.

Content retrieved from: https://www.cnbcindonesia.com/market/20210803160042-17-265789/ihsg-kokoh-asing-serok-saham-bbca-asii-jualan-arto-bmri.

Tags: No tags

Comments are closed.