20210224-1

Rupiah Menguat 37 Poin Artikel

Rabu, 24 Februari 2021 | 10:30 WIB Abdul Aziz

JAKARTA, Investor.id – Nilai tukar rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) pada Rabu (24/2) menguat 37 poin ke level Rp 14.089 dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.126 per dolar AS.

Berdasarkan catatan Investor Daily, posisi terbaik nilai tukar rupiah tahun ini terjadi pada 16 Februari 2021. Saat itu, mata uang NKRI berada di level Rp 13.875 per dolar AS. Sedangkan posisi terburuk rupiah terjadi pada 12 Januari 2021. Kala itu, mata uang Garuda berada di level Rp 14.231 per dolar AS. Dalam APBN 2021, asumsi nilai tukar dipatok Rp 14.600 per dolar AS.

Sementara itu, di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu (24/2) pagi, rupiah menguat 8 poin (0,05%) ke posisi Rp 14.085 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.093 per dolar AS.

Menurut Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, rupiah berpotensi menguat lagi terhadap dolar AS hari ini seiring terkoreksinya tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury).

“Pernyataan Gubernur The Fed, Jerome Powell semalam bahwa target inflasi masih jauh, telah menurunkan kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan inflasi di AS yang mendorong penguatan imbal hasil obligasi,” tutur dia, seperti dikutip Antara.

Rencana stimulus fiskal besar AS yang akan dirilis pada pertengahan Maret, kata Ariston, juga membantu penguatan nilai tukar terhadap dolar AS. “Selain itu, tren penurunan kasus baru Covid-19 dan kemajuan program vaksinasi di dunia maupun di Indonesia, turut meningkatkan optimisme pasar,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini bergerak pada kisaran Rp 14.050-14.120 per dolar AS. Pada Selasa (20/2), rupiah ditutup menguat 25 poin (0,18%) ke posisi Rp 14.093 per dolar AS.

Tags: No tags

Comments are closed.