CNBC dot com

Saham ‘Dibayarin’ Boy Thohir, AnterAja Masuk Ekosistem GoTo

Layanan Anteraja dari PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dok. ASSA

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menegaskan komitmen transformasi menjadi perusahaan logistik terintegrasi. Komitmen ini disampaikan di saat bersamaan setelah anak usaha ASSA, PT Tri Adi Bersama (AnterAja) dibeli sebagian sahamnya oleh Garibaldi Thohir alias Boy Thohir.

Dalam keterangan tertulisnya, ASSA menyebut berhasil mencatat pertumbuhan kinerja sepanjang 2021. Hal ini terjadi karena tumbuh signifikannya lini bisnis delivery expressAnterAja yang pendapatannya naik 248% secara tahunan.

“Sejak awal berdiri, tren pendapatan ASSA selalu didominasi oleh bisnis rental yang diikuti oleh penjualan kendaraan bekas hingga Kuartal I-2021. Kemudian sejak Kuartal II-2021, pendapatan dari lini bisnis logistik yang terdiri dari ASSA Jasa Logistik dan Anteraja (Jasa Pengiriman) berhasil meningkat melebihi kontribusi pendapatan dari lini bisnis yang lain,” kata Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto, dikutip Kamis (14/4/2022).

Sepanjang 2021 ASSA meraih pendapatan Rp 3 triliun atau naik 68% secara tahunan. Laba bersih perseroan pada periode yang sama mencapai Rp 142,6 miliar atau naik 64% secara tahunan.

AnterAja menjadi kontributor utama pendapatan ASSA sepanjang 2021. Sumbangsih perusahaan ini terhadap pendapatan induknya mencapai 54% atau sebesar Rp 2,8 triliun.

“Dengan peluang yang ada serta kemampuan yang dimiliki, kami optimis ASSA masih akan melanjutkan pertumbuhan untuk tahun[1]tahun berikutnya, dengan target pertumbuhan sekitar 30-40% di tahun 2022 ini,” katanya.

Saat ini, kepemilikan ASSA pada AnterAja terdilusi dari sebelumnya 55% menjadi 49,5%. Hal ini terjadi pasca Boy Thohir membeli 490.413 lembar saham baru AnterAja senilai Rp 70,55 miliar. Jumlah ini menjadikan Boy Thohirsebagai pemegang 10% saham AnterAja.

Masuknya Boy Thohir sebagai pemegang saham AnterAja menarik perhatian lantaran sosok ini merupakan merupakan Komisaris Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang baru melantai di pasar modal Indonesia. Dia juga dikenal sebagai bos emiten batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO).

Sebagai perusahaan teknologi, GOTO dikenal memiliki ekosistem besar yang di dalamnya terdiri dari Gojek sebagai penyedia layanan logistik dan pengantaran, Tokopedia (e-commerce), dan Goto Financial.

Boy Thohir menggenggam 1.054.287.487 unit atau setara 0,09% dari total saham GOTO. Valuasi investasinya berpeluang senilai Rp 402,74 miliar.

Content retrieved from: https://www.cnbcindonesia.com/market/20220414112558-17-331660/saham-dibayarin-boy-thohir-anteraja-masuk-ekosistem-goto.

Tags: No tags